Tiga Dekade SMAN 7 Kupang, Inovasi Produk Tuna dan Pembinaan Hockey Diperkuat Pada HUT Ke -30
KUPANG– Memasuki usia tiga dekade, SMA Negeri 7 Kupang terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan potensi peserta didik. Momentum HUT ke-30 sekolah tersebut ditandai dengan peluncuran program kewirausahaan *One School One Product (OSOP) TUNAVASI 7 serta pengukuhan kelas khusus olahraga hockey.
Perayaan HUT ke-30 SMAN 7 Kupang berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026. Selain menjadi momentum refleksi perjalanan sekolah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan sejumlah inovasi dan program pengembangan bakat siswa.
Kepala SMAN 7 Kupang, **Wemvrid Metusalak Boimau**, mengatakan OSOP TUNAVASI 7 menjadi salah satu program unggulan yang dikembangkan sekolah bersama guru dan peserta didik.
Nama TUNAVASI 7 berasal dari perpaduan kata “Tuna” yang mengacu pada ikan tuna sebagai bahan baku utama dan “VASI” yang menggambarkan inovasi dalam pengolahan produk.
Untuk tahap awal, para siswa bersama tiga guru perintis telah menghasilkan produk berupa abon ikan tuna. Ke depan, sekolah berencana mengembangkan sejumlah produk lain, seperti nugget tuna, suwir tuna hingga bakso berbahan dasar ikan tuna.
Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan produk, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan kewirausahaan serta kemampuan memanfaatkan potensi lokal.
Selain sektor kewirausahaan, SMAN 7 Kupang juga memberikan perhatian serius terhadap pengembangan olahraga prestasi.
Hal itu diwujudkan melalui pengukuhan **kelas khusus olahraga hockey** yang diikuti 36 siswa kelas XI. Pembentukan kelas tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan dan regenerasi atlet hockey di Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan latihan dilaksanakan dua kali dalam sepekan dengan pembagian porsi akademik dan olahraga masing-masing 50 persen.
SMAN 7 Kupang sendiri telah lama menjadi salah satu basis pembinaan olahraga hockey di NTT. Melalui kelas khusus tersebut, sekolah menargetkan lahirnya atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Pembinaan hockey juga diproyeksikan untuk mendukung persiapan atlet NTT menghad PON XXII Tahun 2028
Dalam kesempatan tersebut, sekolah turut memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kontribusi dalam perkembangan hockey di NTT. Salah satunya Henok Bire, yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan hockey NTT sejak era 1990-an
Wemvrid menilai perjalanan 30 tahun SMAN 7 Kupang merupakan proses panjang yang telah melewati berbagai tantangan dan perubahan.
Menurutnya, usia tiga dekade menjadi gambaran semakin matangnya sebuah institusi pendidikan sekaligus menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian yang telah diraih.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pendahulu, guru, tenaga kependidikan dan seluruh pihak yang telah meletakkan dasar bagi perkembangan SMAN 7 Kupang.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-30 SMAN 7 Kupang, **Dra. Veronika Wahon**, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tidak hanya ditujukan untuk memperingati hari jadi sekolah.
Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat hubungan kekeluargaan antara siswa, guru, tenaga kependidikan dan alumni, sekaligus mendorong pengembangan bakat peserta didik di bidang seni, budaya, olahraga dan kewirausahaan.
Rangkaian perayaan telah berlangsung sejak 24 Agustus 2026 dan mencapai puncaknya pada 28 Agustus 2026.
Mengusung tema 30 Tahun Menenun Asa, Mewujudkan Generasi Berbudaya, Berkarakter, dan Berdampak,” perayaan HUT SMAN 7 Kupang menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan sekolah sekaligus menyusun langkah baru dalam mencetak generasi yang memiliki kompetensi, karakter dan kemampuan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, insan olahraga hockey, kepala sekolah, para guru, alumni, orang tua siswa, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Maulafa serta sejumlah undangan lainnya.















