banner 468x60
BeritaDaerahKab. LembataKab. Sumba TimurMalakaProv Nusa Tenggara TimurTimor Tengah Selatan

BBWSS Nusa Tenggara II Atasi Kekeringan di Desa Nunkurus, Pompa Air Sungai Aliri 15 Hektar Lahan Pertanian

Avatar photo
11
×

BBWSS Nusa Tenggara II Atasi Kekeringan di Desa Nunkurus, Pompa Air Sungai Aliri 15 Hektar Lahan Pertanian

Sebarkan artikel ini

KUPANG – Lalu Siswadi dari PPK OP SDA BBWS Nusa Tenggara II yang instruksi dan informasi di wilayah Bendungan Batu Merah segera menindaklanjuti arahan Kementerian terkait penanganan dampak kekeringan yang melanda lahan pertanian seluas 15 hektar di Desa Nunkurus di kabupaten Kupang , Langkah ini mencakup penanganan infrastruktur sumber daya air serta upaya pemulihan sektor pertanian bagi para petani yang terdampak.

Baca Juga :  Disdikpora Samosir Dapat Peringkat Pertama Capaian Indek Standart Pelayanan Minimal Se-Sumut

 

banner 468x60

Kekeringan yang melanda ini menyebabkan kesulitan akses air bagi para petani. Untuk mengatasi krisis tersebut, Satgas Wilayah NT II bergerak cepat dengan memanfaatkan air sungai sebagai sumber utama, lalu memasang pompa untuk menyalurkan air secara merata ke seluruh areal penanaman.

 

Imanuel Fui, salah satu petani yang menerima manfaat, menyampaikan rasa syukurnya. *”Dengan bantuan dari PPK OP SDA Nusa Tenggara II, penanganan berjalan berkelanjutan dan pemulihan dapat dilakukan secara optimal hingga masa panen. Petugas POB dan PPA juga berkomitmen terus memelihara sistem ini dengan baik. Kami sangat berterima kasih kepada PPK OP SDA BWS Nusa Tenggara II serta Bapak Menteri atas perhatian dan tindakannya,”* ujarnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat, Kementerian ATR/BPN Jadi Motor Penggerak dalam Memberikan Perlindungan bagi Masyarakat Hukum Adat

 

Jefri, Koordinator Satgas, menjelaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan sudah segera dimulai sebagai respons cepat tim di lapangan. Sementara itu, Ketua GPT3A menyampaikan penghargaan kepada Kementerian PUPR dan berharap langkah ini membawa keberlanjutan hasil bagi para petani serta meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga :  Peringati Hari Santri Nasional 2025, Menteri Nusron: Jadi Generasi yang Menyejahterakan Rakyat Indonesia

 

Dengan gerakan cepat ini, diharapkan lahan pertanian yang sempat kering dapat kembali subur, tanaman tumbuh baik, dan para petani dapat menjalankan masa tanam hingga panen tanpa kendala kekurangan air.

 

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!