HUMBAHAS – Anggaran Dana Bos untuk pemeliharaan dan perawatan SMA Negeri 1 Onan Ganjang sangat fantastis, namun faktanya masih banyak kaca jendela yang belum terganti dan plafon banyak yang rusak, hal ini pun menjadi sorotan para pemerhati pendidikan.
” Kalau kita lihat dari data berkisar Rp.160juta dari Dana Bos disalurkan untuk pemeliharaan dan perwatan sarana dan prasarana di SMA Negeri 1 Onan Ganjang. Tapi masih banyak yang kaca jendela dan sekolah terkesan kurang terawat. Pertanyaannya, Kemana uang tersebut digunakan?” ungkap Mangidup Aritonang salah satu pemerhati pendidikan.

Dari temuan tersebut, Mangidup menduga adanya penyalahgunaan Dana Bos di SMA Negeri 1 Onan Ganjang.
” Hal ini perlu diklarifikasi oleh pengguna anggaran, karena anggaran yang besar namun dampaknya terkesan tidak ada.” ungkap Mangidup.
Terkait hal tersebut, pihak sekolah SMA Negeri 1 Onan Ganjang, Ramot Panjaitan sebagai kepala sekolah SMA Negeri 1 Onan Ganjang hingga kini belum bisa dihubungi untuk konfirmasi dan klarifikasi.
Dengan terbitnya berita ini, pihak terkait, Inspektorat, BPK dan APH (Aparat Penegak Hukum) untuk segera melakukan penyelidikan demi penyelamatan keuangan negara.
(Timbul Simanjuntak)















