banner 468x60
BeritaKab. Humbang Hasundutan

Pengelolaan Keuangan Di SMA Negeri 1 Parlilitan Diduga Rawan Penyelewengan, Warga Parlilitan : Setelah Kepala Sekolah Inilah Makin Hancur

Avatar photo
8
×

Pengelolaan Keuangan Di SMA Negeri 1 Parlilitan Diduga Rawan Penyelewengan, Warga Parlilitan : Setelah Kepala Sekolah Inilah Makin Hancur

Sebarkan artikel ini

HUMBAHAS – Pengelolaan Keuangan disekolah SMA Negeri 1 Parlilitan menuai sorotan, masyarakat mempertanyakan mulai dari pungutan uang komite, Dana Bos dan juga proyek revitalisasi di SMA Negeri 1 Parlilitan.

Salah satu warga Parlilitan yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa setelah Harri Manullang sebagai kepala sekolah SMA Negeri 1 Parlilitan, kini perawatan dan pemeliharaan berkurang,

banner 468x60

“Setelah bapak Harri Manullang inilah kepala sekolah di SMA Negeri 1 Parlilitan ini, kami melihat jauh penurunan kwalitas sekolah ini. Dulu waktu Bapak Panutur  sebagai kepala sekolah disini, ini sering mendapat prestasi! Apakah Bapak Harri Manullang karena bukan warga Parlilitan sehingga beliau kurang memperhatikan sekolah ini?  Sebab semua ditangani oleh Pak Manukkalit sebagai bendahara Dana Bos di sekolah ini. Menurut siswa-siswi disana juga beliau jarang masuk.” ujar Sihotang salah satu orang tua murid SMA Negeri 1 Parlilitan. (08/09/2026)

Baca Juga :  Polres Samosir Melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) Operasi Mantap Brata Toba 2023-2024
Gambar | Sarana Dan Prasarana Di SMA Negeri 1 Parlilitan Tampak Tidak Terawat

Namun bukan hanya tentang prestasi, Panuturi Simanjuntak sebagai salah satu pemerhati pendidikan menyoroti tentang buruknya pengelolaan Dana Bos TA 2024-2025, Pungutan Dana Komite juga proyek Revitalalisasi Ta 2026 di SMA Negeri 1 Parlilitan, hal ini menurutnya kuat dugaan penyelewengan.

” Terkait pengelolaan keuangan di SMA Negeri 1 Parlilitan rawan korupsi, mulai dari Pungutan Dana Komite Rp35 ribu-40ribu yang membebankan orang tua siswa, Dan Bos dan juga revitalisasi saya duga ini semua bermasalah! Anggaran untuk pemeliharaan Sarpras daei Dana Bos jangan-jangan fiktif! Sebab masih banyak sarpras yang  rusak tidak ada perbaikan. Proyek revitalisasinya juga terkesan asal jadi.”  ungkap Panuturi Simanjutak.

Baca Juga :  Tak Butuh Waktu Lama, Polres Bitung Amankan Pelaku Penganiayaan

Panuturi juga mengatakan bahwa terkait pengelolaan keuangan di SMA Negeri 1 Parlilitan akan disurati kepada APH untuk segera melakukan penyelidikan terkait dugaan tersebut,

“Hal ini kita nanti akan surati KIP dulu agar kita dapat semua SPJnya. Lalu kita surati APH,” jawab Panuturi.

Hingga berita ini diterbitkan, Harri Manullang sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Parlilitan belum menanggapi konfirmasi dari awak media.

Baca Juga :  Pembangunan Dan Rehabilitasi Gedung Sekolah SMA Negeri 2 Balige Rawan Penyelewengan

Warga Parlilitan berharap Kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi agar adanya evaluasi terkait kepala sekolah SMA Negeri 1 Parlilitan demi perbaikan sekolah tersebut.

” Anggo holan naso masuk do kantor do kepala sikkolah i, tumagon diganti dah! Molo namarsahit-sahit do kan boi do mengundurkan diri. Iada sai tabayari pajak i, sai tabyari uang komite lao gaji ni halaki alai jarang masuk.!” ujar Sihotang warga Parlilitan.

(Timbul.S)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!