banner 468x60
BeritaDaerahDaerahDI YogyakartaDKI. JakartaJawa TengahNasionalProv Nusa Tenggara TimurProv. DI Yogyakarta

Pemkab Alor Antar Bantuan Rp265 Juta, Rocky Winaryo: Flores Tidak Sendirian Hadapi Bencana

Avatar photo
52
×

Pemkab Alor Antar Bantuan Rp265 Juta, Rocky Winaryo: Flores Tidak Sendirian Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini

 

Ende – Kepedulian terhadap warga yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Ende datang dari berbagai penjuru Nusa Tenggara Timur. Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Alor menunjukkan solidaritas tersebut dengan mengirimkan bantuan senilai sekitar Rp265 juta bagi warga terdampak.

banner 468x60

 

Bantuan itu diantar langsung oleh Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Alor ke Kabupaten Ende, Minggu (30/8/2026).

 

Setibanya di Ende, rombongan Pemkab Alor diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ende di Bandara Aroebusman. Selanjutnya, rombongan menuju Posko BPBD Kabupaten Ende untuk menyerahkan bantuan secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Ende.

 

Bantuan yang dihimpun dari Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Alor tersebut terdiri atas tikar, selimut, sembako serta sejumlah kebutuhan lainnya yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat pascabencana.

Dalam prosesi penyerahan di Posko BPBD Ende, bantuan diterima langsung oleh Wakil Bupati Ende Dominikus Mere bersama Asisten II Setda Ende, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ende serta sejumlah pejabat terkait. Penyerahan bantuan kemudian dituangkan dalam berita acara serah terima.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Utara Laksanakan Apel Pagi Rutin

 

Usai menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Ende, Rocky Winaryo tidak langsung kembali. Ia bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Maukaro, salah satu wilayah di bagian utara Kabupaten Ende yang mengalami dampak cukup parah akibat gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026.

 

Perjalanan menuju Maukaro membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Dengan perjalanan pulang-pergi, rombongan harus menempuh waktu sekitar enam jam.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa bantuan dan kepedulian dari Alor tidak sebatas dikirimkan melalui perantara.

Rocky mengatakan, kehadiran Pemkab Alor di tengah masyarakat terdampak merupakan wujud persaudaraan antarmasyarakat di NTT .

“Bencana di Flores adalah penderitaan kita bersama. Flores tidak sendirian. Karena itu, kami datang untuk membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa,” ujar Rocky, Minggu (30/8/2026).

Baca Juga :  Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah untuk Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil kepedulian bersama antara pemerintah dan masyarakat Kabupaten Alor. Semangat yang dibawa bukan hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan.

 

“Ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah dan masyarakat Alor. Kami ingin hadir bersama saudara-saudara kita di Flores. Ketika mereka mengalami musibah, kita juga merasakan penderitaan itu dan sudah seharusnya kita saling membantu,” katanya.

 

“Bantuan ini mungkin tidak bisa menghapus penderitaan yang dialami masyarakat, tetapi kami berharap dapat meringankan kebutuhan mereka. Yang paling penting, kami ingin menyampaikan bahwa Alor bersama Flores. Kita satu keluarga, satu NTT, dan harus saling menguatkan ketika ada saudara kita yang mengalami bencana,” tegas Rocky.

Solidaritas Kabupaten Alor terhadap korban gempa tidak berhenti di Ende. Pemkab Alor juga menyiapkan bantuan untuk tiga kabupaten lainnya yang terdampak, yakni Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat.

Baca Juga :  Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, SH,SIK., M.H Berikan Reward kepada Personil Polres Samosir Berprestasi

 

Penyaluran bantuan ke tiga kabupaten tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (31/8/2026). Penyerahan akan dilakukan oleh Staf Ahli Pemkab Alor bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Alor.

“Kami juga akan memberikan bantuan serupa untuk tiga kabupaten di sana. Ini merupakan bagian dari kepedulian Pemerintah dan masyarakat Alor kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Rocky.

 

Sementara itu, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Alor Marsel Bayobilly menjelaskan, total bantuan yang dihimpun Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Alor mencapai kurang lebih Rp265 juta.

Bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang, melainkan berupa barang-barang kebutuhan masyarakat, seperti tikar, selimut, sembako dan berbagai keperluan lainnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Alor untuk memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat NTT. Dari Alor hingga Flores, pesan yang disampaikan sederhana namun kuat: persaudaraan tidak berhenti pada batas wilayah.

 

KEVIN & ALL

 

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!