banner 468x60
BeritaDaerahDaerahDKI. JakartaNasionalProv Nusa Tenggara Timur

Bank NTT Bukukan Laba Rp81,20 Miliar, Efisiensi Operasional Topang Kinerja Semester I 2026

Avatar photo
3
×

Bank NTT Bukukan Laba Rp81,20 Miliar, Efisiensi Operasional Topang Kinerja Semester I 2026

Sebarkan artikel ini

Bank NTT Bukukan Laba Rp81,20 Miliar, Efisiensi Operasional Topang Kinerja Semester I 2026

Kupang – PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada Semester I 2026. Hingga akhir Juni 2026, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp81,20 miliar, meningkat 31,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp61,54 miliar.

banner 468x60

Peningkatan laba tersebut diraih di tengah langkah perusahaan memperkuat efisiensi operasional dan melakukan pembenahan internal. Capaian ini juga diperoleh meski industri perbankan masih menghadapi tekanan akibat meningkatnya biaya dana (cost of fund).

Baca Juga :  Pemkab Samosir Kebut Penataan Lahan Pertanian Warga Pasca Banjir Bandang di Kenegerian Sihotang

Dari sisi pendapatan, Bank NTT mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp828,90 miliar. Namun, kenaikan beban bunga yang lebih tinggi menyebabkan pendapatan bunga bersih mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meski demikian, perseroan berhasil menjaga profitabilitas melalui pengendalian biaya operasional. Beban operasional lainnya berhasil ditekan hingga 10,83 persen, sehingga mampu mengimbangi penurunan pendapatan bunga bersih dan mempertahankan pertumbuhan laba tetap positif.

Baca Juga :  Pemkab Samosir Bentuk Desa Tangguh Bencana Di Desa Turpuk Limbong Kecamatan Harian

Fungsi intermediasi Bank NTT juga menunjukkan kinerja yang solid. Penyaluran kredit tumbuh 8,35 persen menjadi Rp13,84 triliun, sementara dana pihak ketiga (DPK) meningkat 14,97 persen menjadi Rp15,10 triliun. Pertumbuhan DPK tersebut berada di atas rata-rata industri perbankan nasional pada periode yang sama, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Bank NTT.

Baca Juga :  Kapolres Labuhanbatu AKBP Dr. BERNHARD L. MALAU, SIK, MH Ajak Abang-abang Becak Sarapan Bersama

Di sisi fundamental, kondisi keuangan Bank NTT tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL Gross) tercatat sebesar 3,49 persen, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) mencapai 25,97 persen, sementara total aset meningkat menjadi Rp18,85 triliun hingga akhir Juni 2026.

Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Bank NTT untuk terus memperkuat perannya sebagai bank pembangunan daerah yang mend

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!