banner 468x60
BeritaDaerahKota BitungProv. Sulawesi Utara

Sukses Gelar Latihan MARPOLEX 2026, Bitung Jadi Pusat Kolaborasi Maritim Regional

Avatar photo
146
×

Sukses Gelar Latihan MARPOLEX 2026, Bitung Jadi Pusat Kolaborasi Maritim Regional

Sebarkan artikel ini

BITUNG – Sebanyak 21 kapal dari Indonesia, Filipina, dan Jepang terlibat dalam latihan Regional Marine Pollution Exercise (MARPOLEX) 2026 di perairan Bitung dan Selat Lembeh. Latihan ini menguji kesiapsiagaan serta koordinasi lintas negara dalam menghadapi keadaan darurat maritim, khususnya pencemaran laut akibat tumpahan minyak. Sabtu (10/10/2026)

 

banner 468x60

Simulasi meliputi pemadaman kebakaran, pencarian dan penyelamatan korban (search and rescue/SAR), serta penanggulangan pencemaran laut. Salah satu skenario utama ialah pemasangan empat lapis oil boom untuk membatasi penyebaran tumpahan minyak di permukaan laut.

Baca Juga :  Kantor Disperindag Karo Di Datangi Relawan Pink Bersama Forum Petani Bunga Karo

 

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Triono, menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan latihan bersama tersebut.

 

“Alhamdulillah, hari ini kita sukses melaksanakan kegiatan ini. Semoga apa yang kita laksanakan hari ini bisa bermanfaat bagi ketiga negara,” ujar Triono.

 

Menurutnya, MARPOLEX bukan sekadar latihan rutin, melainkan sarana meningkatkan kemampuan personel dan memperkuat koordinasi antarnegara dalam merespons insiden maritim secara cepat dan terpadu. Evaluasi bersama juga akan dilakukan untuk mengukur efektivitas latihan dan mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditingkatkan.

Baca Juga :  Penetapan ES Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Penasihat Hukum : Terindikasi Rekayasa

 

Cuaca cerah mendukung kelancaran simulasi yang kemudian dilanjutkan dengan sailing pass, yakni pelayaran kapal peserta dalam formasi yang telah ditentukan. Kegiatan tersebut disaksikan kepala delegasi Filipina dan Jepang serta pengamat dari Australia dan Amerika Serikat.

 

Kepala Delegasi Jepang, Capt. Kyoko Ono, menekankan bahwa kerja sama maritim yang efektif harus dibangun melalui latihan langsung dan koordinasi berkelanjutan, bukan hanya komunikasi formal.

 

Ia menjelaskan, penanganan tumpahan minyak membutuhkan kolaborasi lintas negara karena pencemaran laut dapat melampaui batas wilayah perairan dan berdampak luas terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Hari Jadi Polwan ke-78, Kapolres Bitung Apresiasi Pengabdian Polwan

 

Sementara itu, Kepala Delegasi Filipina, RADM Meniado dari Philippine Coast Guard (PCG), mengapresiasi kelancaran latihan yang didukung kondisi cuaca kondusif. Ia juga menyatakan kesiapan Filipina menjadi tuan rumah MARPOLEX berikutnya pada 2028.

 

Pelaksanaan MARPOLEX 2026 di Bitung dan Selat Lembeh mempertegas pentingnya kesiapan operasional dan kerja sama internasional untuk melindungi perairan serta menjaga kelestarian lingkungan laut.

(Redaksi)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!