BITUNG – Komandan Satuan Patroli (Dansatrol) Kodaeral VIII turut mendampingi Komandan Kodaerah Maritim (Dankodaeral) VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., dalam peninjauan pelaksanaan refurbishment R-41 KRI Pandrong-801 di Galangan PT Palindo Marine, Batam, Minggu (26/7/2026).
Kehadiran Dansatrol Kodaeral VIII menjadi bagian dari pengawasan terhadap proses pemeliharaan kapal perang yang tengah dijalankan guna memastikan seluruh pekerjaan berlangsung sesuai standar teknis dan target penyelesaian yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, Dansatrol Kodaeral VIII bersama Dankodaeral VIII didampingi Kadisharkan Kodaeral VIII serta Komandan KRI Pandrong-801. Rombongan diterima manajemen PT Palindo Marine sebelum mengikuti paparan mengenai perkembangan refurbishment KRI Pandrong-801.
Paparan dari pihak galangan memuat capaian pekerjaan yang telah diselesaikan, tahapan yang sedang berlangsung, hingga rencana penyelesaian proyek. Informasi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memastikan setiap pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis yang dibutuhkan.
Usai menerima paparan, Dansatrol Kodaeral VIII bersama Dankodaeral VIII meninjau langsung KRI Pandrong-801 guna melihat progres pekerjaan di berbagai bagian kapal. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas pengerjaan tetap terjaga sehingga kapal dapat kembali menjalankan tugas operasional secara optimal setelah proses refurbishment selesai.
Dalam kesempatan tersebut, Dankodaeral VIII menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara TNI Angkatan Laut dan pihak galangan agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi kualitas. Sinergi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menghasilkan kapal perang yang memiliki kesiapan operasional optimal.
Melalui kegiatan tersebut, Dansatrol Kodaeral VIII mendukung langkah Dankodaeral VIII dalam memperkuat pengawasan terhadap program pemeliharaan unsur patroli TNI Angkatan Laut. Sinergi antara jajaran Kodaeral VIII dan pihak galangan diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan.
Setelah refurbishment rampung, KRI Pandrong-801 diharapkan memiliki kesiapan teknis yang lebih baik untuk mendukung operasi patroli, pengamanan wilayah perairan, serta penegakan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di laut, khususnya di wilayah kerja Kodaeral VIII. (Redaksi)















