Muara – Issu dugaan Korupsi Dana Bos di SMA Negeri 1 Muara, Kacamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara semakin menghangat dan menjadi bahan perbincangan masyarakat Muara. Hal ini juga disampaikan B. Aritonang salah satu warga muara yang juga merupakan salah orang tua siswa dari sekolah SMA Negeri 1 Muara.
“Kemana saja Dana Bos sekolah itu dibuat Kepala Sekolah itu? Semantara menurut yang kami tahu bahwa Dana BOS di sekolah SMA Negeri 1 Muara itu sangat besar, tapi mengapa kami orang tua siswa mesti dibebani dengan pemungutan SPP? Informasi yang kami dengar juga kepala sekolah SMA N 1 Muara sudah pernah diperiksa oleh Jaksa, apa sudah berdamai kita tidak tahu.” ujarnya. (23 Juli 2026)
Kunjungan Fokus News ke SMA Negeri 1 Muara pada Kami, 23 Juli 2026 salah satu guru yang sedang piket mengatakan bahwa Simon Simbolon sebagai Kepala Sekolah SMA N 1 Muara sedang tidak berada disekolah,
“Barusan pergi ke siborongborong pak, ” jawabnya.

Besaran dana BOS yang disalurkan untuk perawatan dan pemeliharaan sarana ke SMA Negeri 1 Muara belum berdampak secara maksimal bagi sekolah tersebut, faktanya masih banyak sarana dan prasarana sekolah yang belum tersentuh perbaikan, pintu kamar mandi yang sudah rusak, kaca jendela yang belum diperbaiki dan plafon bangunan yang sudah rusak belum diperbaiki, hal ini pulalah yang menguatkan tudingan masyarakat adanya dugaan korupsi dana BOS disekolah tersebut.
Simon Simbolon sebagai kepala sekolah SMA Negeri 1 Muara hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.
Dengan terbitnya berita ini, masyarakat berharap kepada APH, BPK dan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan kembali terkait laporan pertanggungjawaban Dana Bos SMA Negeri 1 Muara tahun anggaran 2024-2025 demi penyelamatan keuangan negara dan penggunaan Dana Bos yang tepat sasaran.
(TS)















